penggunaan alat ukur dalam pemesinan

Diposkan oleh Delova on 02.58

Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan karunia NYA maka makalah alat ukur linear pada SMK jurusan teknik mesin ini dapat tersusun. Makalah ini merupakan salah satu pelengkap dari materi proses pemesinan dasar pada tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Teknik Mesin. Sejalan dengan perkembangan teknologi, alat ukur manual ini sudah mulai tergantikan oleh alat–alat ukur yang penggunaannya secara digital. Oleh kerena itu makalah ini disusun sebagai tambahan pengetahuan bagi siswa SMK khususnya.
Supaya dapat lebih memahami dan mempelajari isi makalah ini disarankan para siswa dan pemakai juga membaca diktat lain yang berkaitan dengan alat ukur. Hal ini berkaitan dengan penggunaan dan macam–macam alat ukur yang kita jumpai dalam dunia industri lebih bervariasi. Walaupun dari segi bentuk ada perbedaan, namun cara penggunaan dan cara membacanya sama. Sehingga diharapkan setelah mempelajari makalah ini, siswa mampu mengaplikasikannya dalam dinia industri.
Makalah ini juga disertai contoh-contoh gambar dan penggunaan alat,walaupun sangat sederhana sekali. Namun diharapkan sudah dapat memberikian gambaran aplikasi alat ukur dalam dunia teknik.
Kiranya makalah ini masih dapat dikembangkan lagi. Saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan dari penulis dan pemakai demi kesempurnaan dan perbaikan yang akan datang.
Pengukuran merupakan bagian terpenting yang diperlukan dari proses pemesinan dan
dalam pembuatan peralatan-peralatan teknik, antara lain:
v Pengukuran diperlukan untuk memberikan batas-batas ukuran pada bahan yang akan dikerjakan sebagai awal dari proses pemesinan.
v Pengukuran digunakan untuk membentuk bahan sesuai dengan ukuran berdasarkan gambar rancangannya.
v Pengukuran diperlukan untuk memeriksa dimensi suatu benda kerja.
v Pengukuran diperlukan untuk menentukan luas, massa, kekuatan bahan dan toleransi.
Dari data diatas pengukuran sangat diperlukan untuk berbagai macam kebutuhan, terutama dalam proses pengerjaan suatu barang. Diharapkan setelah mempelajari makalah ini siswa dapat memahami, mengetahui dan dapat menggunakan alat ukur secara benar.
ALAT-ALAT UKUR PANJANG (LINEAR)
Alat ukur ini merupakan bagian terpenting dalam suatu proses pemesinan, terutama untuk mengetahui ukuran dan dimensi suatu benda kerja. Alat ukur linear digunakan menentukan panjang, tebal, kedalaman dan diameter suatu benda. Alat-alat ukur panjang tersebut yaitu:
· Mistar ukur
· Mistar geser atau jangka sorong
· Mistar geser ketinggian
· Mistar geser kedaalaman
· Mikrometer
A. Mistar ukur
Pada proses pemesinan mistar ukur digunakan untuk mengetahui ukuran banda kerja secara kasar, misalnya untuk mengetahui bahan yang akan dipotong ataupun akan dikerjakan lebih lanjut. Mistar terdiri dari mistar baja dan mistar gulung atau rol.
1. Mistar baja
Mistar baja merupakan alat ukur panjang atau linear yang mempunyai satuan millimeter, centimeter, ataupun satuan inchi. Mistar baja ini terbuat dari baja kaku ataupun flexible dengan baja standar dan baja stainless.
13027046821635104445
2. Mistar gulung
Mistar gulung terbuat dari baja tipisyang didesain dengan warna kuning dengan skala
ukuran yang berwarna merah atau hitam. Mistar gulung yang panjang biasanya terbuat dari bahan sintetis,fiberglas atau katun.rumah atau tempat mistar gulung terbuat dari plat baja atau plastik. Alat ukur ini digunakan untuk mengetahui keliling ataupun panjang suatu bahan secara kasar.
13027050051045624939
B. Mistar geser atau jangka sorong
Mistar geser atau yang lebih dikenal jangka sorong ini adalah alat ukur panjang atau linear yang memiliki satuan metris (milimeter) dan satuan inchi. Alat ukur ini memiliki stuan metris yang dapat mengukur ketelitian hingga 0,05mm sedangkan untuk satuan inchi dapat mencapai ketelitian 1/128 inchi.
13027052721411362236
13027055801884359196
Jangka sorong terdiri bagian-bagian yang terdiri atas:
· Rahang ukur
· Rahang tetap
· Lidah ukur
· Ekor
· Skala ukuran utama
· Skala ukuran nonius
· Knop atau sensor
· Pengencang
· Batang
Macam-macam jangka sorongdapat dilihat dari:
· Satuan
Dilihat dari satuannya terdiri atas:
* Jangka sorong dengan satuan millimeter
* Jangka sorong dengan satuan inchi
· Ketelitian
Dilihat dari ketelitiannya terdiri atas:
* Jangka sorong dengan ketelitian 0,1mm
* Jangka sorong dengan ketelitian 0,02mm
* Jangka sorong dengan ketelitian 0,05mm
* Jangka sorong dengan ketelitian 1/128 inchi
· Cara pembacaan ukuran
Dilihat dari system pembacaannya terdiri atas:
* Jangka sorong dengan garis skala ukuran dan nonius
* Jangka sorong dengan jam ukur
* Jangka sorong dengan digital
· Fungsi
Dilihat dari fungsinya terdiri atas:
* Jangka sorong untuk pengukuran standar (panjang,tebal dan diameter)
* Jangka sorong untuk pengukuran jarak atau celah
* Jangka sorong untuk mengukur ketinggian
* Jangka sorong untuk mengukur kedalaman
* Jangka sorong untuk mengukur dalam lubang
* Jangka sorong untuk mengukur roda gigi
C. Mistar geser ketinggian
Mistar geser ketinggian merupakan alat ukur linear yang mempunyai fungsi untuk mengukur ketinggian satu ataupun dua permukaan benda pada benda kerja. Mistar geser terdiri dari dua yaitu pembacaan ukuran dengan skala nonius dan pembacaan dengan cara digital.
1302705807234911772
Bagian-bagian mistar geser ketinggian:
vBadan ataubatang tegak yang dilengkapi dengan skala ukuran
vRahang geser
vSkala nonius
vDudukan badan berupa blok geser
vPemegang alat ukur
Pembacaan ukuran mistar geser ketinggian sama halnya dengan pembacaan alat ukur atau mistar geser lainnya.
D. Mistar geser kedalaman
Mistar geser kedalaman merupakan alat ukur langsungyang digunakan untuk mengukur kedalaman lubang atau kedalaman alur dari benda kerja.
1302705937580723746
13027061371928818167
E.Mikrometer
Mikrometer merupakan suatu alat ukur presisi dengan ketelitian yang akurat. Alat ini berfungsi untuk mengukur ketebalan, mengukur lubang ataupu diameter suatu banda kerja, dimana benda kerja tersebut merupakan hasil dari proses pemesinan. Ketelitian alat ini dapat mencapai 0,01mm sampai dengan 0,001mm.

1302706526453048330
Macam-macam mikrometer dapat ditinjau dari:
v Ketelitian
Ditinjau dari ketelitiannya mikrometer terdiri atas:
* Mikrometer dengan ketelitian 0,01mm
* Mikrometer dengan ketelitian 0,002mm
* Mikrometer dengan ketelitian 0,001mm
v Pembacaan ukuran
Ditinjau dari pembacaan ukurannya mikrometer terdiri atas:
* Mikrometer dengan pembacaan ukuran skala secara langsung
* Mikrometer dengan pembacaan ukuran skala ukuran dan nonius
* Mikrometer dengan jam ukur
* Mikrometer dengan pembacaan digital
v Fungsi
Ditinjau dari fungsinya mikrometer terdiri atas:
* Mikrometer luar
* Mikrometer dalam
* Mikrometer ketinggian atau kedalaman
* Mikrometer kepala
* Mikrometer khusus dan caliber
1302707338686757042
Konstruksi dan bagian-bagian mikrometer luar terdiri atas:
a) Landasan
Landasan terdiri atas landasan tetap dan landasan geser. Landasan ini sering bersentuhan dengan benda-benda ukur, untuk itu landasan harus terbuat yang keras yaitu bahan karbida atau bahan lain sesuai dengan fungsinya.
b) Rahang ukur
Rahang ukur yaitu jarak antara kedua landasan ukur pada poros geser dan landasan tetap.
c) Poros geser
Untuk membuka dan menutup rahang ukur sesuai dengan ukuran benda yang diukur yaitu dengan cara memutar tabung putar ke kiri atau ke kanan yang menyebabkan poros ini dapat bergerak maju atau mundur.
d) Klem
Berfungsi untuk mengunci poros geser agar tidak berubah saat dilepas dari benda ukur untuk pembacaan ukurannya.
e) Tabung ukur
Pada tabung ukur terdapat skala ukuran dan skala nonius,pada tabung ukur ini kita dapat membaca ukuran dengan skala millimeter dan desimalnya. Tabung ukur ini terkunci pada rangka dan tidak berputar atau bergerak.
f) Tabung putar atau timble
Tabung putar mempunyai ulir yang dihubungkan dangan ujung poros geser, jika tabung putar diputar satu putaran maka poros geser akan bergerak satu speed atau satu kisar ulir. Kisar ulir pada tabung ada yang mempunyai ukuran 1 mm dan ada pula yang mempunyai kisar 0,5 mm. Jika tabung putar mempunyai kisar 0,5 mm maka satu putaran tabung putar akan menggeserkan poros geser 0,5 mm dan dua putaran tabung putar akan bergeser 1mm pada poros gesernya.


1302707662557501966
13027078651644677861
Alat-alat di atas merupakan bagian dari perlengkapan yang sangat penting dalam sebuah proses pemesinan, dimana alat tersebut berfungsi untuk mengetahui besarnya ukuran benda yang dikerjakan. Jadi setiap operator harus bisa dan mampu menggunakan alat ukur diatas sesuai dengan fungsinya.

0 komentar:

Poskan Komentar